

Galaksi adalah gugusan bintang yang sangat luas. Galaksi merupakan sekumpulan bintang dan debu gas yang jumlahnya bisa mencapai miliaran. Galaksi yang ada di alam semesta ini diduga berjumlah 100 miliar galaksi. Masing-masing memiliki bentuk yang berbeda. Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani Kuno, yaitu gala yang berarti susu. Orang-orang Yunani melihat sabuk kabut putih di langit malam, mengingatkan mereka pada bentuk tumpahan susu. Galaksi mereka lihat itu akhirnya terkenal dengan sebutan Jalur Susu atau Milky Way. Semua materi di alam semesta, bintang, planet, awan gas, partikel debu yang sangat kecil, disatukan oleh empat gaya yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata. Keempat gaya itu adalah gravitasi, elektromagnetisme, dan dua bentuk gaya nuklir kuat dan lemah, yang menyatukan partikel-partikel setiap atom. Ilmuwan berpendapat bahwa alam semesta kita ini hanya berupa gelembung yang terpisah dari alam semesta lain. Ilmuwan lain berpendapat bahwa pada awalnya semua materi di alam semesta itu tertekan menjadi bola yang berubah menjadi sangat kecil, sangat panas dan sangat padat. Ketika bola itu membesar, bagaikan balon yang ditiup dan semua materi yang ada di alam semesta mulai meledak ke luar. Bentuk galaksi berbeda-beda. Bentuk utamanya adalah spiral, elips, spiral batang, dan tak beraturan. Bentuk spiral seperti sebuah putaran spiral dengan beberapa lengan bintang di sekeliling inti pusatnya. Jika lengan bintang tersebut terbentuk mulai dari batang. Galaksi elips berbentuk oval atau berbentuk menyerupai telur. Galaksi elips biasanya memiliki bintang yang tersebar ke segala penjuru, seperti percikan dari kembang api raksasa. Galaksi tak beraturan tidak memiliki bentuk tertentu.
Galaksi tempat kita tinggal adalah Galaksi Bima Sakti. Ada sekitar 200.000 juta bintang di galaksi ini. Salah satu bintang di galaksi Bima Sakti adalah matahari. Matahari berada kira-kira di tengah-tengah antara inti dan batas luar galaksi, terletak di salah satu lengan spiral galaksi. Matahari bergerak mengelilingi galaksi.
awal mula adanya ada galaksi kira-kira sekitar dua miliar tahun setelah terjadi ledakan besar di ruang angkasa. Galaksi berbentuk dari awan gas yang berhamburan dan memiliki materi primordial.
Pada proses awalnya, sebuah gravitasi mulai menarik materi ke pusat. Kemudian diikuti dengan gerakan awan yang lambat laun mulai berotasi.
Pada proses kedua, mengalami pembentukan cakram dengan pusat yang membentuk tonjolan sebagai tanda lahirnya bitang baru.
Selanjutnya proses ketiga merupakan proses terakhir, ditandai dengan semakin menipisnya cakram dan akhirnya terbentuk lengan spiral.
Galaksi Andromeda adalah galaksi spiral yang bentuknya serupa dengan Bima Sakti, tetapi massanya hampir tersisa setengahnya. Di Galaksi Andromeda, selalu terlihat ada galaksi eliptis kecil yang menyertainya.
Galaksi tempat kita tinggal adalah Galaksi Bima Sakti. Ada sekitar 200.000 juta bintang di galaksi ini. Salah satu bintang di galaksi Bima Sakti adalah matahari. Matahari berada kira-kira di tengah-tengah antara inti dan batas luar galaksi, terletak di salah satu lengan spiral galaksi. Matahari bergerak mengelilingi galaksi.
awal mula adanya ada galaksi kira-kira sekitar dua miliar tahun setelah terjadi ledakan besar di ruang angkasa. Galaksi berbentuk dari awan gas yang berhamburan dan memiliki materi primordial.
Pada proses awalnya, sebuah gravitasi mulai menarik materi ke pusat. Kemudian diikuti dengan gerakan awan yang lambat laun mulai berotasi.
Pada proses kedua, mengalami pembentukan cakram dengan pusat yang membentuk tonjolan sebagai tanda lahirnya bitang baru.
Selanjutnya proses ketiga merupakan proses terakhir, ditandai dengan semakin menipisnya cakram dan akhirnya terbentuk lengan spiral.
Galaksi Andromeda adalah galaksi spiral yang bentuknya serupa dengan Bima Sakti, tetapi massanya hampir tersisa setengahnya. Di Galaksi Andromeda, selalu terlihat ada galaksi eliptis kecil yang menyertainya.

tulisan yang bagus...
BalasHapusteruslah berlatih menulis agar lebih bagus lagi